Minggu, 13 November 2011

ANRI Hanya Pilih Kubar

Dari 66 desa yang direncanakan se-Indonesia, hanya Kubar yang mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan arsip pemerintahan kampung oleh Arsip Nasional RI (ANRI). Sedikitnya, 25 orang dari juru tulis kampung, sekretaris kelurahan, staf kelurahan di sekitar ibu kota Sendawar, dan petugas pengelola kearsipan Kantor Arsip dan Perpustakaan Kubar sebagai pesertanya di ruang Diklat lantai 2 Kantor Bupati.
Narasumber adalah Kepala Subdirektorat  Kearsipan Daerah II ANRI Amieka Hasraf dan IT Penata Komputer ANRI Topik Ismail. Ia didampingi Fungsional Arsiparis Sri Yanto dan Rayi Perancang undang-undang Rayi Darmagara serta Sub Direktorat Daerah II mencakup Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan NTT.
Sri Yanto  menyebutkan,  Kubar  mendapat program arsip masuk desa melalui bimtek dan pemberian aplikasi ini, salah satunya karena 2009 lalu Kubar telah menjadi wakil Kaltim sebagai penerima bantuan laptop. Aplikasi ini sengaja dibuat mudah atau tidak rumit dengan menyederhanakan pengelolaan arsip di desa atau kampung.
Ditambahkan oleh Amieka Hasraf, tujuan program arsif masuk desa (AMD) ini untuk mewujudkan kesiapan pemerintahan desa/kelurahan sebagai lembaga pemerintah bagi publik agar mampu melaksanakan tugas pokok. Yakni mengatur, mengurus, memberikan perlindungan serta kepastian atas pelayanan kepada masyarakat desa/kelurahan.
Kepastian pelayanan dapat dimaksudkan, bila ada masyarakat yang membutuhkan misalnya penelitian maupun permintaan kepala desa, dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tidak tunda-tunda. Karena dapat mencari data dengan cepat sehingga kalau ada yang minta,dapat menjawab dengan pasti dan cepat, ada atau tidaknya data.
“Melalui arsip diharapkan tanggap terhadap hak keperdataan, hak politik, mengetahui potensi sumber daya alam (SDA) desanya dan tanggung jawab dalam membangun desanya,” katanya. Jenis arsip yang diberkaskan di kampung antara lain arsip perangkat desa, produk hukum di desa, kependudukan, surat keterangan, mutasi penduduk, monografi desa, aset desa, keuangan di desa, dan pilkades.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar Aminuddin yang membuka acara bimtek mengatakan, bahwa pemerintahan kampung merupakan ujung tombak pelayanan yang memerlukan keakuratan data untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. “Begitu pentingnya peranan arsip sebagai sumber dasar analisis pelayanan publik yang dituntut semakin berkualitas,” kata bupati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar